Chelsea tampil garang di pekan kedua Premier League 2025/26, menghancurkan West Ham United 5–1 di London Stadium. Pertandingan ini menjadi bukti bahwa The Blues tetap berbahaya meski tanpa beberapa pemain kunci seperti Cole Palmer, dan sekaligus menambah tekanan besar pada manajer West Ham, Graham Potter.
Prediksi Liga Inggris terbaru dan analisis pertandingan seru pekan ini
Ringkasan Pertandingan
Pertandingan dimulai dengan kejutan ketika Lucas Paquetá mencetak gol cepat untuk West Ham pada menit ke-6 lewat sepakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dihalau kiper Chelsea. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Chelsea merespons dengan penuh determinasi.
Joao Pedro, pemain anyar Chelsea, menyamakan kedudukan di menit ke-15 lewat sundulan akurat. Hanya berselang delapan menit, Pedro Neto membawa The Blues unggul 2–1 setelah memanfaatkan umpan matang Joao Pedro. Menit ke-34, giliran Enzo Fernández mencatatkan namanya di papan skor melalui penyelesaian klinis, hasil umpan cerdas dari bintang muda Estêvão.
Memasuki babak kedua, Chelsea semakin mendominasi. Moisés Caicedo menambah keunggulan lewat tendangan keras yang tak mampu dibendung, sebelum Trevoh Chalobah memastikan pesta gol dengan sundulan hasil skema bola mati pada menit ke-58. Skor akhir 5–1, sebuah pernyataan kuat dari The Blues.
Highlight Liga Inggris terbaru yang penuh drama dan gol spektakuler
Statistik Pertandingan
| Statistik | West Ham | Chelsea |
|---|---|---|
| Penguasaan Bola (%) | 40.3% | 59.7% |
| Total Tembakan | 12 | 12 |
| Tembakan ke Gawang | 4 | 7 |
| Corner Kick | 7 | 5 |
Dari statistik terlihat jelas dominasi Chelsea, terutama dalam efektivitas serangan. Meski jumlah tembakan sama, Chelsea mampu mencetak lima gol berkat kualitas finishing dan variasi serangan yang lebih baik.
Taktik & Strategi
Enzo Maresca menerapkan pressing tinggi dan transisi cepat sejak awal, strategi yang membuat West Ham kesulitan mengembangkan permainan. Absennya Cole Palmer diisi oleh Estêvão, yang meski masih muda, mampu menunjukkan kualitas luar biasa dengan pergerakan lincah dan umpan kreatif.
Chelsea menempatkan Joao Pedro sebagai false nine yang bebas bergerak, sehingga Pedro Neto dan Enzo Fernández bisa leluasa masuk ke kotak penalti. Perubahan ritme di sayap juga membuat pertahanan West Ham kewalahan.
Sebaliknya, Graham Potter mencoba mengandalkan counter-attack dan kekuatan Lucas Paquetá di lini tengah. Namun lemahnya koordinasi pertahanan, terutama dalam mengantisipasi bola mati, membuat West Ham kebobolan beruntun. Keputusan Potter tidak melakukan perubahan signifikan setelah babak pertama menjadi salah satu faktor utama kekalahan telak ini.
Performa Pemain Kunci
- Joao Pedro – Menjadi motor serangan dengan satu gol dan satu assist. Penampilannya penuh percaya diri, sangat efektif di lini depan.
- Pedro Neto – Mengancam sepanjang laga lewat kecepatan dan ketajaman. Gol keduanya membuka jalan bagi dominasi Chelsea.
- Enzo Fernández – Menambah gol penting dan menjadi jenderal lini tengah dengan umpan-umpan terukur.
- Estêvão – Bintang muda yang menjadi sorotan. Meski baru berusia 18 tahun, ia berani mengambil peran penting, termasuk mencetak assist untuk gol Enzo.
-
Moisés Caicedo & Trevoh Chalobah – Solid di lini tengah dan pertahanan, serta menambah gol lewat situasi bola mati yang dieksekusi sempurna.
Semua berita, hasil pertandingan, dan update terkini tentang Chelsea sepanjang musim ini
Kesimpulan & Penutup
Chelsea menunjukkan bahwa mereka memiliki kedalaman skuad dan mental juara. Lima gol dari lima pemain berbeda membuktikan variasi serangan yang sulit ditebak lawan. Kemenangan ini bukan hanya menambah tiga poin, tetapi juga mengirim sinyal kuat kepada pesaing lain di Premier League.
Bagi West Ham, kekalahan ini menjadi pukulan telak. Kebobolan delapan gol dalam dua pertandingan awal membuat posisi Graham Potter semakin terancam. Ia perlu segera menemukan formula yang tepat untuk mengembalikan stabilitas tim, terutama dalam bertahan.
Chelsea kini melangkah dengan penuh percaya diri menuju laga berikutnya, sementara West Ham harus bangkit agar tidak terperosok ke zona berbahaya sejak awal musim.