Israel vs Italia: Drama Sembilan Gol di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa menghadirkan drama tak terlupakan ketika Israel menjamu Italia di Stadion Nagyerdei, Debrecen, Hungaria. Laga pada 8 September 2025 ini berakhir dengan skor 4–5 untuk kemenangan Italia, sebuah hasil yang menegangkan hingga detik terakhir. Duel ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga tentang mentalitas, strategi, dan bagaimana kedua tim menampilkan permainan menyerang yang luar biasa.

Bagi Italia, kemenangan ini menjaga asa mereka lolos langsung ke putaran final. Sedangkan bagi Israel, kekalahan pahit ini membuat perjalanan mereka semakin berat meski performa tim asuhan Alon Hazan tetap menuai banyak pujian.

Statistik Pertandingan: Data yang Menggambarkan Ketatnya Duel

StatistikIsraelItalia
Penguasaan bola46.1%53.9%
Total tembakan1117
Tembakan ke gawang77
Corner kick54
Penyelesaian (saves)24
Pelanggaran1512

Data di atas menegaskan bahwa Italia memang lebih dominan dalam hal peluang, namun Israel tetap tampil efektif dengan serangan balik yang mematikan.

Taktik & Strategi: Gattuso vs Hazan

Pelatih baru Italia, Gennaro Gattuso, memilih strategi menyerang dengan menurunkan kombinasi penyerang cepat seperti Kean, Politano, dan Raspadori. Formasi 4-3-3 yang fleksibel membuat lini depan Italia mampu menekan pertahanan Israel dengan agresif. Peran Mateo Retegui sebagai target man juga krusial karena ia banyak memberi assist untuk gol rekan-rekannya.

Di sisi lain, Alon Hazan memainkan strategi bertahan dengan transisi cepat. Israel memanfaatkan kecepatan Manor Solomon untuk membuka ruang dan mengandalkan keberanian Dor Peretz dalam duel lini tengah. Namun, lemahnya konsentrasi di lini belakang membuat mereka kebobolan di momen penting, terutama menjelang akhir laga.

Perubahan Gattuso di babak kedua, termasuk memasukkan tenaga segar di lini tengah, terbukti krusial. Gol Tonali di injury time adalah bukti bahwa Italia mampu menjaga intensitas hingga peluit akhir.

Performa Pemain Kunci

  • Moise Kean
    Penyerang muda Juventus ini tampil menonjol dengan dua gol krusial di menit ke-40 dan 54. Kecepatan dan akurasi finishing Kean membuatnya menjadi ancaman utama bagi lini belakang Israel.

  • Dor Peretz
    Kapten tim Israel ini menjadi motor serangan dengan dua gol (52’ dan 89’). Kepemimpinannya di lini tengah membuat Israel tetap percaya diri meski sempat tertinggal jauh.

  • Mateo Retegui
    Meski tidak mencetak gol, kontribusinya sangat vital dengan catatan assist untuk Politano dan Raspadori, serta keterlibatan dalam gol Kean. Retegui menunjukkan peran penting sebagai penghubung lini serang.

  • Sandro Tonali
    Menjadi pahlawan kemenangan Italia dengan gol di menit ke-90+1. Selain gol, Tonali juga solid dalam menjaga ritme permainan di lini tengah.

  • Manuel Locatelli & Alessandro Bastoni
    Keduanya memang mencetak gol bunuh diri, namun tetap penting dalam sistem Gattuso. Meski begitu, kesalahan mereka hampir membuat Italia kehilangan poin.

Kesimpulan & Penutup

Kemenangan 5–4 atas Israel menjadi momen penting bagi Italia dalam perburuan tiket langsung Piala Dunia 2026. Dengan tambahan tiga poin, Gli Azzurri menempel ketat Norwegia di puncak klasemen Grup I.

Meski harus bekerja keras hingga detik terakhir, hasil ini menunjukkan mentalitas juara yang sedang dibangun kembali oleh Gennaro Gattuso. Italia membuktikan bahwa mereka tidak hanya mengandalkan pertahanan, tetapi juga mampu bermain agresif dengan lini depan yang tajam.

Bagi Israel, meski kalah, performa mereka patut diapresiasi. Mencetak empat gol ke gawang Italia adalah bukti potensi besar tim ini, terutama dengan peran Dor Peretz dan Manor Solomon. Namun, jika ingin bersaing lebih jauh, konsistensi di lini belakang harus segera dibenahi.

Pertandingan ini akan selalu dikenang sebagai salah satu laga paling dramatis dalam sejarah kualifikasi, di mana sembilan gol tercipta, dua bunuh diri terjadi, dan sebuah gol penentu lahir di menit akhir.

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com