Juventus vs Borussia Dortmund: Duel 8 Gol Spektakuler di Liga Champions 2025

Pertandingan antara Juventus vs Borussia Dortmund pada Matchday 1 Liga Champions 2025/26 di Allianz Stadium, Turin, menghadirkan drama luar biasa. Skor akhir 4-4 menjadi bukti bahwa laga ini akan tercatat dalam sejarah kompetisi sebagai salah satu duel paling epik, dengan semua gol tercipta hanya dalam 45 menit babak kedua. Kedua tim silih berganti menyerang, memperlihatkan kualitas ofensif sekaligus kelemahan di lini belakang.

Ringkasan Pertandingan

Borussia Dortmund membuka keunggulan lebih dulu lewat Karim Adeyemi di menit ke-52 setelah memanfaatkan kesalahan pertahanan Juventus. Juventus langsung membalas melalui Kenan Yildiz (63′) yang melepaskan tembakan akurat ke gawang Gregor Kobel. Namun, Dortmund kembali unggul hanya dua menit berselang lewat Felix Nmecha (65′) setelah menerima assist dari Adeyemi.

Juventus kembali bangkit melalui Dusan Vlahovic (67′) usai menerima umpan Yildiz. Pertandingan semakin menegangkan saat Yan Couto (74′) membawa Dortmund kembali unggul 3-2 lewat penetrasi dari sisi kanan. Drama berlanjut di menit ke-86, ketika Dortmund mendapat penalti usai handball dari Lloyd Kelly. Ramy Bensebaini dengan tenang mengeksekusi penalti tersebut, mengubah skor menjadi 4-2.

Namun, Juventus menunjukkan mentalitas juara. Vlahovic (90+4′) memperkecil kedudukan lewat tandukan keras, dan klimaks terjadi ketika Lloyd Kelly (90+6′) menebus kesalahannya dengan gol penyeimbang hasil umpan Vlahovic. Skor akhir 4-4 membuat stadion bergemuruh, menandai salah satu laga paling dramatis di awal musim ini.

Statistik Pertandingan

StatistikJuventusDortmund
Penguasaan Bola48%52%
Total Tembakan1513
Tembakan ke Gawang76
Corner Kick64
Pelanggaran1214

Taktik & Strategi

Juventus

Massimiliano Allegri (pelatih Juventus) menurunkan formasi dasar 3-4-3 dengan Loïs Openda, Jonathan David, dan Kenan Yildiz di lini depan. Pendekatan awal menekankan ball progression lewat Koopmeiners dan Thuram di lini tengah. Namun, kelemahan koordinasi di sektor bek sayap membuat Juventus rentan terhadap serangan balik cepat Dortmund. Pergantian memasukkan Dusan Vlahovic terbukti krusial, menghadirkan target man yang sulit dihentikan dan menjadi pembeda di menit-menit akhir.

Borussia Dortmund

Edin Terzić menggunakan formasi menyerang 3-4-3 dengan trio Adeyemi, Beier, Guirassy di depan. Pressing tinggi Dortmund memaksa Juventus kehilangan bola di area berbahaya, yang berbuah gol pertama. Namun, ketika stamina menurun di 15 menit terakhir, struktur pertahanan Dortmund goyah. Pergeseran Couto lebih maju ke sektor serangan sempat efektif, tapi justru meninggalkan ruang kosong di lini belakang yang dimanfaatkan Vlahovic dan Kelly.

Performa Pemain Kunci

  • Dusan Vlahovic
    Masuk dari bangku cadangan dan langsung mengubah dinamika permainan. Dua gol plus satu assist menjadi bukti kualitasnya sebagai striker kelas dunia. Keberadaannya memberi Juventus opsi serangan udara yang sebelumnya tidak efektif.
  • Kenan Yildiz
    Mencetak gol pertama Juventus yang mengembalikan momentum, serta memberikan assist untuk Vlahovic. Performa energik pemain muda ini semakin memperkuat statusnya sebagai rising star Bianconeri.
  • Karim Adeyemi
    Menjadi ancaman terbesar Dortmund. Mencetak gol pembuka dan memberikan assist untuk Nmecha. Kecepatan dan dribelnya kerap membuat pertahanan Juventus kewalahan.
  • Lloyd Kelly
    Awalnya menjadi sosok tragis dengan melakukan handball yang berbuah penalti, namun ia menebus kesalahan tersebut dengan gol penyeimbang di menit ke-96. Sebuah redemption story yang luar biasa.
  • Ramy Bensebaini
    Bek kiri Dortmund ini tampil solid dan tenang saat mengambil penalti di menit krusial. Namun, ia juga kesulitan menahan pergerakan Openda di sisi sayap Juventus.

Kesimpulan & Penutup

Hasil imbang 4-4 antara Juventus dan Borussia Dortmund adalah tontonan yang akan lama dikenang. Juventus memperlihatkan mental baja dengan mencetak dua gol dalam injury time, sementara Dortmund harus belajar mengelola keunggulan di menit-menit akhir.

Bagi Juventus, poin ini penting untuk menjaga asa di grup berat, meskipun kebobolan empat gol menjadi alarm serius bagi lini pertahanan. Untuk Dortmund, hasil imbang tandang tetap berharga, tetapi kerapuhan di fase akhir menunjukkan perlunya evaluasi konsentrasi.

Pertandingan ini bukan sekadar berbagi poin, tetapi juga peringatan bagi kedua tim bahwa Liga Champions musim ini akan penuh kejutan. Klasemen grup masih terbuka lebar, dan keduanya tetap punya peluang besar melaju ke babak berikutnya jika bisa memperbaiki kelemahan yang terlihat.

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com